Kamis, 29 September 2016

RENTAL MOBIL DAN CARTERAN

MELAYANI :


1. Sewa Mobil dan Motor, Lepas Kunci / self driver
Anda tidak harus datang ke basecamp kamui jika anda ingin menyewa unit kendaraan kami. Anda cukup kontak kami, dan unit kendaraan akan kami kirim menuju lokasi anda. Bisa kami antar ke bandara, stasiun, terminal, hotel, maupun rumah anda.

2. SewaMotor / Mobil, include Driver.
Driver kami juga siap sekaligus memandu dan mengagendakan rute dan jadwal kunjungan menuju lokasi tujuan wisata agar lebih hemat waktu dan lebih memaksimalkan liburan anda.

3. Penjemputan. 
Kami juga menyediakan jasa penjemputan dari hotel, bandara, terminal, stasiun kereta api, menuju lokasi wisata maupun untuk kepentingan bisnis, juga untuk kepentingan rombongan, untuk tujuan dalam maupun luar kota.

4. Pengantaran. 
Tim kami siap mengantar anda menuju lokasi tujuan anda. Baik dalam maupun luar kota.

5. Pelayanan Kami 24 jam.


DAFTAR HARGA : 

A ). Lepas Kunci ; Self Driver
#. Grand new Innova / New Freed =  IDR. 400K / 12 jam, atau IDR. 500K / 24 jam.
#. New Jazz / New Yaris = IDR. 400K, atau 450 / 24 jam.
#. Grand Livina / Swift / Mobilio / Ertiga = IDR. 350K / 12 jam, atau IDR. 400K / 24 jam.
#. Grand Avanza / Xenia / Luxio / APV = IDR. 300K, atau IDR 350K / 24 jam.
#. Agya / Ayla / New Picanto / Brio / March = IDR. 250K / 12 jam, atau IDR. 300K / 24 jam.
#. Box kecil / Bak Tertutup = IDR. 250K / 12 jam, atau IDR. 300K / 24 jam.
#. Pick up / Bak Terbuka = IDR. 200K / 12 jam, atau IDR 250K / 24 jam.


B ). All in / Day City Tour ; Include Bahan Bakar dan Driver ( Tour Guide / Organizer ).
#. Travello / Preggio = IDR. 850K.
#. Elf Short = IDR. 900K.
#. Elf Long / Hi Ace Commuter = IDR. 1.400K.
#. New Fortuner / New CRV / New Pajero / New X-Trail = IDR. 1.750K.
#. New Camry / New Accord = IDR. 1.750K.
#. New Alphard / New Velfire = IDR. 3.000K.


CONTACT PERSON : 
WhatsApp / Call  
+62811265377


Komentar Berhadiah :
Tinggalkanlah komentar yang dapat membantu wisatawan pada kolom komentar yang dapat memudahkan calon pengunjung lainnya. Akan kami pilih 5 komentar terbaik untuk masing-masing mendapatkan bingkisan kami. Untuk pengumuman pemenang akan kita share pada kolom komentar, juga melalui facebook / google + / instagram pada setiap tanggal 31 Desember " setiap tahun nya ".



WANAGAMA



Wanagama sendiri berasal dari kata Wana dan Gama, yang berarti Wana sebagai Hutan, sedangkan Gama berarti Gajah Mada. Wanagama meliputi empat desa di Kecamatan Patuk dan Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta, yang berjarak tempuh satu jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dari Kota Jogja. Di sepanjang perjalanan berjarak berjarak 35 kilometer tersebut, kita dapat melihat pemandangan indah kota Jogja dari ketinggian. Sampai di perempatan lampu merah setelah Rest Area Bunder, terdapat plang penunjuk jalan dengan tulisan Wanagama dan panah kanan. Kemudian berbelok ke kanan menyusuri jalan yang mengecil namun tetap beraspal. Gapura bertuliskan Hutan Wanagama seolah memberitahu pengunjung bahwa mereka telah tiba di hutan yang mulai dibangun sejak 1964 ini.


Menyusuri Wanagama di masa sekarang, kita tak akan menyangka bahwa dahulunya tempat ini tandus dan gersang. Sebuah keadaan yang disebabkan oleh penebangan liar. Keprihatinan akan kritis dan tandusnya lahan tersebut menggerakkan beberapa akademisi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada untuk menghijaukannya. Dimulailah pekerjaan besar mereboisasi daerah yang berjenis tanah mediteran coklat kemerahan tersebut.


Proyek penghijauan itu dipelopori oleh Prof. Oemi Hani'in Suseno dan menggeliat sejak tahun 1964. Dengan bermodal uang pribadi, guru besar peraih anugerah Kalpataru (penghargaan tertinggi di Indonesia untuk urusan lingkungan) tersebut menanami Wanagama yang pada saat itu hanya seluas 10 hektar.


Hingga saat kegigihan Prof. Oemi dan rekan-rekan menanami lahan kritis menarik perhatian banyak pihak seperti pemerintah dan pecinta lingkungan. Mereka saling bekerjasama untuk mewujudkan Wanagama sehingga berupa hamparan hijau seluas 600 hektar seperti sekarang ini.


Hutan memang menawarkan sensasi kembali ke alam yang kental. Hal itu pula yang bisa didapat saat berwisata ke Wanagama. Di Wanagama kita seperti sedang berada di miniatur hutan yang berisikan banyak tanaman dari berbagai daerah.


Terdapat barisan jenis pepohonan yang akan menemani perjalanan menyusuri hijaunya Wanagama. Dimulai oleh pohon akasia, pohon penghasil bubur kayu yang menjadi primadona banyak perusahaan HTI (Hutan Tanaman Industri) di Indonesia. Dilanjutkan dengan pohon kayuputih, tanaman yang terkenal dengan minyak atsiri-nya yang berkhasiat untuk menghangatkan badan.
Selain itu ada juga barisan pohon pinus (Pinus merkusii). Deretan pohon yang banyak ditemukan di Sumatera bagian tengah ini cukup meneduhkan kala matahari bersinar dengan teriknya.


Wanagama masih memiliki banyak pepohonan, misalnya eboni (Diospyros celebica) Si Kayu Hitam dari Sulawesi, cendana (Santalum album) Si Pohon Wangi, murbei (Morus Alba) dan jati (Tectona grandis).
Selain tanaman, Wanagama juga memiliki keindahan lain berupa tiga aliran air yakni Sungai Oya, Sendang Ayu, dan Banyu Tibo. Ketiganya menawarkan kesegaran dan kesejukan saat lelah menghampiri setelah mengelilingi Wanagama.


Wanagama memiliki satu pohon yang membuat tempat wisata ini mendunia.
Tanaman itu adalah jati (Tectona grandis) yang ditanam Pangeran Charles saat berkunjung ke Wanagama pada tahun 1989. Konon terdapat hubungan unik antara pohon yang terkenal dengan sebutan Jati Londo ini dengan pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana. Saat bertinggi 1 m, pohon ini mengering berbarengan dengan pengumuman perpisahan pasangan Kerajaan Inggris tersebut. Entah apakah si pohon jati ikut berduka atas perceraian penanamnya.


Selain Jati Londo, Pangeran Charles juga meninggalkan rute yang menjadi favorit para pengunjung Wanagama. Rute tersebut berawal dari Wisma Cendana dan berakhir di Bukit Hell. Jalan menuju bukit itu hanya sepanjang 50 meter yang di kanan kirinya terdapat banyak pohon cendana.


Jati adalah salah satu jenis pohon yang paling banyak terdapat di Wanagama. Tanaman ini terkenal karena mudah di bentuk ke dalam berbagai perabotan, juga keawetan dan kekuatannya. Kelebihan jati amat terkenal hingga diwaspadai oleh angkatan laut Kerajaan Inggris. Manual kelautan Inggris menyarankan untuk menghindari kapal jung Tiongkok yang terbuat dari jati karena dapat merusak baja kapal marinir Inggris jika berbenturan (Wikipedia).


Wanagama tak hanya menjadi tempat tumbuh dan hidup berbagai jenis pepohonan, namun juga tempat bergantung hidup masyarakat sekitarnya. Masyarakat dan Wanagama bermitra serta menjalin hubungan yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
Beternak sapi merupakan mata pencarian sebagian besar masyarakat sekitar Wanagama. Masyarakat diperbolehkan menanam rumput kalanjana di sela-sela lahan kosong Wanagama. Rumput tersebut menjadi makanan bagi sapi-sapi milik warga. Sebagai timbal baliknya, Wanagama mendapat pupuk kandang yang berasal dari kotoran ternak.
Selain itu, terdapat pula beberapa anggota masyarakat yang berjualan madu. Madu didapat dari peternakan lebah yang terdapat di sebelah timur laut Wanagama. Sama seperti rumput kalanjana, peternakan lebah juga berada di tengah rimbun lahan Wanagama. Stok madu biasanya berlimpah saat musim hujan, karena pada saat itu bunga-bunga mulai bermekaran.


Mengelilingi Wanagama memang cukup meletihkan, namun semua sebanding dengan kepuasan yang didapat. Kita akan terkagum dengan mahakarya reboisasi ini. Dan melalui perjalanan ke wanagama tersebut, semoga timbul pula kesadaran kita akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem hutan yang tentu bisa untuk diwariskan kepada anak cucu kita kelak.


Komentar Berhadiah :
Tinggalkanlah komentar yang dapat membantu wisatawan pada kolom komentar yang dapat memudahkan calon pengunjung lainnya. Akan kami pilih 5 komentar terbaik untuk masing-masing mendapatkan bingkisan kami. Untuk pengumuman pemenang akan kita share pada kolom komentar, juga melalui facebook / google + / instagram pada setiap tanggal 31 Desember " setiap tahun nya ".


Jika anda memerlukan RENTAL Motor / Mobil, sekedar antar / jemput, atau jika anda dari luar kota dan memerlukan Tour - Travel Guide / Organizer, silahkan Chat kami via Whatsapp +62811265377


GUA JOMBLANG



Gua Jomblang merupakan salah satu dari ratusan kompleks gua Gunungkidul, Yogyakarta, yang terkenal karena keunikan serta keindahan tak terbantahkan. Berlokasi di rentangan perbukitan karst pesisir selatan yang memanjang dari Gombong, Jawa Tengah; hingga kawasan karst Pegunungan Sewu, Pacitan, Jawa Timur, Gua Jomblang pernah dijadikan tempat pengambilan gambar Amazing Race Amerika pada tahun 2011. Gua vertikal yang bertipe collapse doline ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran dengan luas mulut gua sekitar 50 meter persegi. Dalam bahasa Jawa sumuran juga dikenal dengan istilah luweng, hingga gua ini pun sering disebut dengan nama Luweng Jomblang.


Bersama rekan-rekan caver dari Jomblang Resort, kami mencoba untuk caving di gua yang eksotik ini. Untuk memasuki Gua Jomblang diperlukan kemampuan teknik tali tunggal atau single rope technique (SRT). Oleh karena itu, siapa pun yang hendak caving di Jomblang wajib menggunakan peralatan khusus sesuai dengan standar keamanan caving di gua vertikal serta harus didampingi oleh penelusur gua yang sudah berpengalaman. 


Sebelum memulai penelusuran, seorang pemandu memasangkan SRT set di tubuh kami sambil menjelaskan nama dan fungsi masing-masing. SRT set tersebut terdiri dari seat harness, chest harness, ascender/croll, auto descender, footloop, jammer, carabiner, cowstail panjang, serta cowstail pendek. SelainSRT set, pengunjung juga diwajibkan memakai perlengkapan lain seperti coverall, sepatu boot, helm, dan headlamp.


Setelah semua perlengkapan melekat di badan dengan sempurna, petualangan menuju kedalaman perut bumi pun dimulai. Kami dan rekan-rekan caver dari Jomblang Resort meninggalkan basecamp menuju bibir gua yang sudah disiapkan sebagai lintasan. Ada beberapa lintasan di Gua Jomblang dengan ketinggian beragam mulai 40 hingga 80 meter. Berhubung kami baru pertama kali menuruni gua vertikal, maka lintasan yang dipilih merupakan lintasan terpendek dan dikenal dengan jalur VIP.


Perjalanan 15 meter pertama dari teras VIP merupakan slope yang yang masih bisa ditapaki oleh kaki. Setelah itu dilanjutkan menuruni tali sepanjang kurang lebih 20 meter untuk sampai di dasar gua. Rasa was-was yang sempat hinggap saat melayang di udara pun mulai menghilang begitu kaki-kaki saya kembali menapak di atas tanah. Kekhawatiran saya pun musnah seluruhnya ketika melihat pemandangan di dasar gua yang mengundang decak kagum. Jika di atas sejauh mata memandang hanya akan menemui perbukitan karst dan jati yang meranggas, maka di perut Gua Jomblang terhampar pemandangan hijaunya hutan yang sangat subur. Aneka lumut, paku-pakuan, semak, hingga pohon-pohon besar tumbuh dengan rapat. Hutan dengan vegetasi yang jauh berbeda dengan kondisi di atas ini sering dikenal dengan nama hutan purba. Sejak proses runtuhnya tanah ke bawah, vegetasi ini terus hidup dan berkembang biak hingga saat ini.


Penelusuran pun tak berhenti di Jomblang, melainkan berlanjut menuju Luweng Grubung dengan memasuki sebuah entrance (mulut gua) yang berukuran sangat besar. Jomblang dan Grubug dihubungkan dengan sebuah lorong sepanjang 300 meter. Aneka ornamen cantik seperti batu kristal, stalaktit, serta stalagmit yang indah turut menghiasi lorong ini. Tak berapa lama berjalan terdengar suara gemuruh aliran sungai dan seberkas cahaya terang di tengah kegelapan. Kami memilih untuk mempercepat langkah, penasaran melihat apa yang ada di depan kami.


Sebuah mahakarya Sang Pencipta yang sungguh mengagumkan terpampang di hadapan. Sungai bawah tanah yang masih satu sistem dengan Kalisuci mengalir dengan deras. Sinar matahari yang menerobos masuk dari Luweng Grubug setinggi 90 meter membentuk satu tiang cahaya, menyinari flowstone yang indah serta kedalaman gua yang gulita. Air yang menetes dari ketinggian turut mempercantik pemandangan. Sesaat YogYES tidak mampu berkata-kata, yang ada hanya perasaan takjub dan terpesona menyaksikan karya Sang Pencipta yang ada di depan mata.


Keterangan:
  • Waktu terbaik untuk menikmati keindahan Gua Grubug adalah pukul 10.00 - 12.00. Sebab pada saat itu matahari berada di atas kepala sehingga tercipta pilar cahaya yang indah.
  • Siapapun yang hendak memasuki Gua Jomblang wajib menggunakan peralatan yang sesuai dengan standar keamaan caving gua vertikal serta didampingi penelusur gua yang sudah berpengalaman.
  • Jumlah maksimal yang diijinkan untuk masuk Gua Jomblang dalam waktu yang bersamaan adalah 25 orang. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ekosistem dan kondisi gua.
  • Harga tiket caving Jomblang Rp 450.000 sudah termasuk guide, peralatan SRT set, makan siang, asuransi IAG (tidak termasuk transport). Pembayaran dilakukan secara cash di lokasi.
  • Jika perlu transportasi dari Jogja, tersedia mobil Avanza berkapasitas 6 orang dengan biaya Rp 450.000 (pulang pergi). Berangkat dari Jogja jam 7.30, tiba di Gua Jomblang jam 9.30, persiapan dan masuk Gua jam 10.30 selesai jam 13.30.

Komentar Berhadiah :
Tinggalkanlah komentar yang dapat membantu wisatawan pada kolom komentar yang dapat memudahkan calon pengunjung lainnya. Akan kami pilih 5 komentar terbaik untuk masing-masing mendapatkan bingkisan kami. Untuk pengumuman pemenang akan kita share pada kolom komentar, juga melalui facebook / google + / instagram pada setiap tanggal 31 Desember " setiap tahun nya ".





Jika anda memerlukan RENTAL Motor / Mobil, sekedar antar / jemput, atau jika anda dari luar kota dan memerlukan Tour - Travel Guide / Organizer, silahkan Chat kami via Whatsapp +62811265377



GUA KISKENDO



Masih berada di kawasan Kulon Progo, Yogyakarta, tempat ini dikenal dengan nama Gua Kiskendo. Mata kami seketika terpana oleh pemandangan relief yang terpahat pada tebing-tebing batu di sekitar pintu masuk gua. Ukuran relief yang besar dan terjaga membuatnya semakin nyata. Setiap fragmen yang terpahat melemparkan saya pada Ramayana, sebuah epos paling legendaris di dunia, kisah perebutan Dewi Shinta antara Rama dan Rahwana.


Namun, tak banyak yang tahu bahwa awal mula persekutuan Rama dan kerajaan kera tak bisa dilepaskan dari cerita pertempuran yang tak kalah sengitnya, yaitu pertempuran antara Mahesasura dan Lembusuro melawan Subali manusia kera. Maka di Goa inilah kita akan menelusuri kisahnya.Tak seperti kebanyakan gua yang hanya bisa dinikmati keelokannya, 


Gua Kiskendo menawarkan dua hal, sebuah kisah sekaligus keindahan.
Memasuki mulut gua kita akan disambut oleh puluhan sarang laba-laba yang menempel di bibir gua. Sementara akar pepohonan saling berkait di beranda. Matahari yang garang perlahan semakin tak bernyali mengikuti kami yang mulai menuruni dinginnya undak-undakan. Semakin lama semakin gelap hingga terang hanya bisa didapatkan dari headlamp yang mulai kami nyalakan. Sepanjang jalur penelusuran ini telah dialasi beton sehingga tak harus menjadi seorang caver profesional bila ingin menelusurinya. Meski begitu tetesan air dari stalagtit yang membentuk lubang-lubang kecil serta hawa dingin membuat penelusuran kali ini tak kalah mendebarkan.


Goa sedang sepi, hanya kami berdua dan seorang guide yang dengan setia menceritakan setiap lorong gua yang konon adalah istana dari kakak beradik berkepala kerbau dan sapi sekaligus medan pertempurannya melawan Subali. Seketika saya membayangkan bagaimana pertempuran itu terjadi, bagaimana kecemasan Sugriwa yang menunggu dengan was-was keselamatan kakaknya yang tengah bertempur dengan kakak beradik Mahesasura dan Lembusuro di dalam gua. Pun saat melihat sebuah lubang besar menuju langit di atas kepala, saya seolah benar-benar sedang melihat drama kepanikan Subali yang terkurung lantaran pintu masuk yang tertutup batu sehingga harus menjebol langit-langit gua untuk bisa keluar.


Total ada 9 situs pertapaan yang ada di sana, masing-masing adalah Pertapaan Tledek, Kusuman, Padasan, Santri Tani, Semelong, Lumbung Kampek, Selumbung, Seterbang, dan Sekandang. Di tengah-tengah gua, dekat sebuah ruangan yang serupa dengan aula kecil, terdapat gentong berisi air. Air yang berasal dari tetesan stalagtit tersebut bisa kita minum untuk melepas dahaga setelah menelusuri setiap lorong gua sejauh sekitar 1 km.
Menelusuri Gua Kiskendo telah membuat saya seolah sedang menonton pementasan teater dengan artistik sebuah karya masterpiece garapan seorang seniman. Sementara relief yang terpahat indah di sekitarnya serupa prosa yang dibacakan dengan suara merdu nan berat oleh seorang narator. Pandangan perlahan semakin terang, matahari kembali benderang. Tanda bahwa pementasan telah berakhir.


Komentar Berhadiah :
Tinggalkanlah komentar yang dapat membantu wisatawan pada kolom komentar yang dapat memudahkan calon pengunjung lainnya. Akan kami pilih 5 komentar terbaik untuk masing-masing mendapatkan bingkisan kami. Untuk pengumuman pemenang akan kita share pada kolom komentar, juga melalui facebook / google + / instagram pada setiap tanggal 31 Desember " setiap tahun nya ".



Jika anda memerlukan RENTAL Motor / Mobil, sekedar antar / jemput, atau jika anda dari luar kota dan memerlukan Tour - Travel Guide / Organizer, silahkan Chat kami via Whatsapp +62811265377






Rabu, 28 September 2016

KALI BIRU



Perjalanan kami kali ini masih tentang bagian barat Yogyakarta, dan pilihan kami jatuh pada daerah Kulon Progo.


Dan kali ini kami disambut oleh cuaca yang ramah di kawasan Pegunungan Menoreh yang tampak gagah dari kejauhan. 


Setelah kurang lebih satu jam berkendara dari Jogja, hawa dingin menyegarkan dipersembahkan kepada kami sebagai salam pembuka. Perasaaan yang sejak siang diburu hiruk pikuk jalanan kota mendadak tenang, tiba-tiba adhem ayem


Kami ada di Kalibiru, sebuah desa di kawasan Pegunungan Menoreh yang menjadi pagar sisi barat Yogyakarta. Di pegunungan inilah 200 tahun silam Pangeran Diponegoro bersama pasukannya pernah berjuang melawan Belanda, sebelum akhirnya ditipu dan kemudian dibuang ke Sulawesi hingga akhir hayat. 


Kalibiru menjadi sebuah desa yang terkenal karena ekoturismenya. Hal itu tidak begitu saja terjadi, perlu berpuluh tahun mengembalikan keelokan Kalibiru yang sebelumnya sempat tandus karena aksi pembalakan hutan. Kini, berkat usaha penduduk menghutankan desa, wisata Kalibiru dapat menggerakkan perekonomian dan menjadi sumber penghidupan warga. Begitulah antara alam dan manusia, saling menghidupi, selaras, serasi dan seimbang, seharusnya.


Waktu paling tepat untuk datang ke Kalibiru adalah sore hari, saat matahari mulai ramah dan suasana menjadi sedikit melankolis dengan sinar mentarinya. Di sini ada sebuah pohon pinus yang terletak di pinggir jurang, dari pohon inilah kita bisa bebas lepas memandang moleknya pegunungan menoreh. 


Maka, jangan ragu untuk meniti tangga gantung yang telah tersedia, duduklah dengan tenang di papan kayu yang telah terpasang, hiruplah segar udara pegunungan, hembuskan perlahan sambil menutup mata. Nikmati setiap detik yang merangkak karena waktu akan terasa sangat lambat berjalan. Sejenak lupakanlah kota, tinggalkan pikiran-pikiran tentang tugas yang menumpuk, nikmatilah kedamaian yang ada di hadapan kita.


Dari atas papan kayu itu kita bisa melihat matahari yang hendak pulang dengan menunggang awan. kaki-kaki cahayanya menjangkau permukaan bumi yang mulai kekuningan, seolah setiap langkahnya meninggalkan warna keemasan. Sementara sebuah telaga yang tenang terlihat di kejauhan. Sebuah telaga yang tetap setia menjadi cermin untuk matahari mematulkan wajahnya sepanjang siang. Dan di Kalibiru, segala kepenatan bisa hilang ditelan kesunyian. 


Hingga Senja telah berlalu, waktunya kami pulang dengan membawa kedamaian, untuk kembali menyambut rutinitas esok harinya.


Komentar Berhadiah :
Tinggalkanlah komentar yang dapat membantu wisatawan pada kolom komentar yang dapat memudahkan calon pengunjung lainnya. Akan kami pilih 5 komentar terbaik untuk masing-masing mendapatkan bingkisan kami. Untuk pengumuman pemenang akan kita share pada kolom komentar, juga melalui facebook / google + / instagram pada setiap tanggal 31 Desember " setiap tahun nya ".

Jika anda memerlukan RENTAL Motor / Mobil, sekedar antar / jemput, atau jika anda dari luar kota dan memerlukan Tour - Travel Guide / Organizer, silahkan Chat kami via
 Whatsapp +62811265377



Comments

TRANSPORT, TOURS, & TRAVEL ORGANIZER